Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas. Tampilkan semua postingan

Jumat, 09 Oktober 2020

TUGAS1 MNJ. PEMASARAN ERA REV.IND 4.0

Pengelompokan, Segmentasi, dan Target Pemasaran PT. Sensatia Botanicals Sebagai Kunci Untuk Memahami Peluang dan Tantangan Pemasaran Global

    Sensatia Botanicals dimulai sejak tahun 2000 di sebuah desa nelayan kecil bernama Jasri di Karangasem, tepatnya di pesisir timur pulau Bali. Sejak didirikan, Sensatia berkonsep profit-sharing cooperation, di mana karyawan mereka adalah pemegang saham perusahaan sebesar dua puluh persen sampai sekarang. Dimulai dengan hanya tiga karyawan, sekarang ini Sensatia Botanicals bisa dibilang salah satu brand kecantikan terbesar yang berasal dari Bali dan menjadi trademark di lebih dari 40 negara, dengan lebih dari 200 produk yang telah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), dan satu-satunya brand di Bali yang mempunya fasilitas produksi dengan sertifikat GMP (Good Manufacturing Practice). Produknya juga menghiasi kamar mandi di berbagai hotel dan resort bintang lima seperti W Retreat & Spa Bali, Mandapa Ritz Carlton, Alila Hotels & Resort Worldwide dan masih banyak lagi.

SEGMENTASI PEMASARAN

Segmentasi yang dilakukan oleh PT. Sensatia Botanicals diantaranya adalah:
  1. Segmentasi berdasarkan demografi: Pada segmentasi ini pasar dikelompokkan menurut usia dan pendapatan. Rentang usia yang menjadi dasar pengelompokkan adalah dewasa awal. Dan diperuntukan untuk kalangan menengah bawah-menengah atas.
  2. Segmentasi berdasarkan situasi penggunaan: Segmentasi ini dibuat guna untuk membantu perusahaan memperluas penggunaan produk. Misalkan: Produk khusus untuk kulit normal, kulit kering, kulit berminyak, kulit kombinasi, kulit ­acne-prone, dan anti aging.
(Sumber: Soco)

TARGET PEMASARAN

            Target pemasaran Sensatia Botanicals adalah konsumen yang berusia 18-40 tahun. Dengan menawarkan harga yang cukup terjangkau bagi kalangan menengah bawah-menengah atas.


TANTANGAN DAN PELUANG

            Tantangan PT. Sensatia Botanicals terhadap pasar global yaitu banyaknya brand skincare yang juga menggunakan bahan-bahan alami sebagai key ingredients-nya baik produk lokal maupun produk luar negri yang mempunyai kualitas dan harga yang bersaing pula. Hal ini membuat PT. Sensatia Botanicals harus terus berinovasi dan menjaga atau bahkan menaikkan mutu serta kualitas produk yang dimiliki. Dengan dilakukannya penjagaan mutu dan inovasi diharapkan pelanggan tetap membeli produk dan calon konsumen akan berdatangan karena penasaran ingin mencoba produk yang dijual.




Sabtu, 09 November 2019

TUGAS EKONOMI KOPERASI #4

Tujuan dan Fungsi Koperasi

A. Tujuan Koperasi
Dalam suatu organisasi memiliki fungsi dan tujuan tertentu. Fungsi dan tujuan tersebut merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh anggotanya. Apabila fungsi-fungsi tersebut telah terlaksanakan dengan baik, maka tujuan pada organisasi tersebut akan tercapai. Berikut adalah tujuan koperasi diantaranya yaitu:
  1. Tujuan utama Koperasi Indonesia adalah mengembangkan kesejahteraan anggota, pada khususnya, dan masyarakat pada umumnya. Koperasi Indonesia adalah perkumpulan orang-orang, bukan perkumpulan modal sehingga laba bukan merupakan ukuran utama kesejahteraan anggota.
  2. Membangun tatanan perekonomian nasional, serta mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
  3. Tujuan koperasi bukanlah mencari laba yang sebesar-besarnya, melainkan melayani kebutuhan bersama dan wadah partisipasi pelaku ekonomi skala kecil.

TUGAS EKONOMI KOPERASI #3


Bentuk Organisasi, Hierarki Tanggung Jawab, dan Pola Manajemen

A.   Bentuk Organisasi
Menurut Hanel bentuk organisasi koperasi adalah suatu sistem sosial ekonomi atau sosial teknik yang terbuka dan berorientasi pada tujuan.
Bentuk dari organisasinya terdiri dari sub sistem koperasi yang terdiri dari
  1. Individu (pemilik dan konsumen akhir)
  2. Pengusaha perorangan / kelompok (pemasok/supplier)
  3. Badan usaha yang melayani anggota dan masyarakat.

Menurut Ropke bentuk organisasi memiliki identifikasi ciri khusus, yaitu:

  1. Kumpulan sejumlah individu dengan tujuan yang sama (kelompok koperasi)
  2. Kelompok usaha untuk perbaikan kondisi social ekonomi (swadaya kelompok koperasi)
  3. Pemanfaatan koperasi secara bersama oleh anggota (perusahaan koperasi)
  4. Koperasi bertugas untuk menunjang kebutuhan para anggotanya (penyediaan barang dan jasa)

Selasa, 08 Oktober 2019

TUGAS2 Ekonomi Koperasi #Softskill

PENGERTIAN DAN PRINSIP-PRINSIP KOPERASI


A. PENGERTIAN KOPERASI
Berikut ini merupakan pengertian koperasi menurut para ahli:

1. Menurut Wikipedia
   Koperasi adalah sebuah organisasi ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-seorang demi kepentingan bersama. Koperasi melandaskan kegiatan berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.

2. Menurut Fay dalam Hendrojogi (2012:20)
   Koperasi adalah suatu perserikatan dengan tujuan berusaha bersama yang terdiri dari atas mereka yang lemah dan diusahakan selalu dengan semangat tidak memikirkan diri sendiri sedemikian rupa, sehingga masing-masing sanggup menjalankan kewajibannya sebagai anggota dan mendapat imbalan sebanding dengan pemanfaatan mereka terhadap organisasi.

3. Menurut Konggres ICA (International Cooperative Alliance) Tahun 1995
   Koperasi adalah perkumpulan otonom dari orang-orang yang bergabung secara sukarela untuk memenuhi kebutuhan ekonomi, sosial dan budaya mereka yang sama, melalui perusahaan yang dimiliki bersama dan diawasi secara demokratis.

4. Ewell Paul Roy, Ph.D. dalam bukunya Cooperatives: Development, Principles and Management
   Menyatakan bahwa pengertian koperasi yang "benar" adalah suatu perkumpulan, biasanya berbadan hukum, mempunyai tujuan ekonomi yang dibentuk oleh dan untuk orang-orang atau perusahaan yang memiliki kebutuhan sama, yang memiliki suara yang sama dalam manajemen, yang memberikan modal yang sama atau seimbang serta memperoleh pelayanan dan manfaat yang seimbang dari koperasi tersebut.

TUGAS1 Ekonomi Koperasi #Softskill

KONSEP, ALIRAN, DAN SEJARAH KOPERASI


A. KONSEP-KONSEP KOPERASI
   Konsep koperasi dibagi menjadi tiga yaitu ada konsep koperasi barat, konsep koperasi sosialis, dan konsep koperasi negara berkembang.
1. Konsep Koperasi Barat
Koperasi merupakan organisasi swasta, yang dibentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, dengan maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta menciptakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi.
2. Konsep Koperasi Sosialis
Koperasi direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah dan dibentuk dengan tujuan merasionalkan produksi, untuk menunjang perencanaan nasional.
Menurut konsep ini, koperasi tidak berdiri sendiri tetapi merupakan subsistem dari sistem sosialisme untuk mencapai tujuan-tujuan sistem sosialis-komunis.
3. Konsep Koperasi Negara Berkembang
Koperasi sudah berkembang dengan ciri tersendiri, yaitu dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya.
Perbedaan dengan Konsep Sosialis, pada konsep Sosialis, tujuan koperasi untuk merasionalkan faktor produksi dari kepemilikan probadi ke pemilikan kolektif sedangkan konsep koperasi negara berkembang, tujuan koperasi adalah meningkatkan kondisi sosial ekonomi anggotanya.

Jumat, 29 Juni 2018

Makalah Bahasa Inggris 2#



BAHASA INGGRIS 2#

Dosen: Ricky Perdana

RATNA OKTAVIANI
14217984
1EA12

UNIVERSITAS GUNADARMA
2018